Kamis, 18 September 2014

INI DIA TIMELINE BARU LKTI  EFFECT 2014
DIPERPANJANG HINGGA 30 SEPTEMBER 2014



Halooo guys, kabar gembira untuk kalian semua, Pendaftaran dan pengumpulan LKTI EFFECT 2014 diperpanjang sampai 30 September 2014 lhooo. So tunggu apalagi. Yuk buruan dafrar, tunjukin kemampuan kalian, dan menangkan hadiah jutaan rupiahnya :) 



Rabu, 13 Agustus 2014

LKTI 1st EFFECT 2014





LKTI EFFECT 2014 (Economics Finance Fabuolus Project) merupakan ajang kompetisi karya tulis ilmiah tingkat nasional bagi para mahasiswa jenjang D3/S1 seluruh Indonesia. LKTI EFFECT merupakan salah satu dari rangkaian acara 1st EFFECT 2014 yang diadakan oleh ECOFINSC (Economic Finance Study Club) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Acara yang diharapkan akan diadakan setiap tahun ini mengangkat tema Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM Guna Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
Dengan diadakannya acara ini, diharapkan para mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang nyata kepada negara melalui solusi yang dipaparkan dalam karya tulis, khususnya mengenai strategi peningkatan daya saing UMKM dalam MEA 2015.




Senin, 23 Juni 2014







Pada zaman yang modern ini sering kali kita membutuhkan suatu jaminan untuk melindungi aset – aset yang kita miliki seperti mobil, rumah, dan gedung agar aset kita dapat terjamin nilainya jika terjadi suatu bencana atau pun kecelakaan di masa depan. Tidak hanya aset saja, akan tetapi jaminan akan hidup ataupun keselamatan pun bisa kita dapatkan untuk mengantisipasi kejadian – kejadian yang terjadi di masa depan.
Jaminan atas keselamatan itu sering disebut Asuransi. Lalu apakah asuransi itu ?
Mari kita pelajari lebih lanjut mengenai Asuransi.

Menurut PASAL 246 KUHD (Kitab Undang-undang Hukum Dagang), asuransi merupakan suatu perjanjian dimana penanggung mengikatkan diri pada tertanggung dengan menerima suatu premi, untuk member penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tentu.

Asuransi memiliki beberapa fungsi, yaitu Fungsi Primer, Fungsi Tambahan, dan Fungsi terkait.

1.      Fungsi Primer
-          Risk Transfer Mechanism
Ø  Perorangan atau badan usaha dapat mengalihkan risiko dari ketidakpastian terjadinya suatu resiko kepada pihak lain.
Ø  Membayar sejumlah premi yang relatif kecil disbanding kerugian yang kemungkinan dihadapi
-          The Common Pool
Ø  Asuransi modern: premi ditetapkan didepan atau pada saat perjanjian.
-          Equitable Premium
Ø  Pengalihan risiko telah dilakukan dengan common pool, kontribusi premi yang dibayarkan harus fair.

2.      Fungsi Tambahan
-          Mendorong Pertumbuhan Dunia usaha
Ø  Dengan Asuransi premi (fixed cost), tidak perlu dana besar sebagai cadangan yang tidak produktif
Ø  Merubah dana yang tidak produktif dan menyalurkannya dalam investasi pengembangan usaha.
-          Mencegah Kerugian
-          Mengendalikan Kerugian
-          Manfaat Sosial Kepada Masyarakat
Ø  Klaim yang telah dibayarkan memungkinkan pengusaha agar dapat segera membangun kembali atau memperluas ekspansi usaha sehingga dapat menghindari terjadinya PHK dan juga dapat mengurangi angka pengangguran dengan mempekerjakan banyak sumber daya manusia.
-          Tabungan
Ø  Dalam asuransi jiwa, menjamin pembayaran baik meninggal atau hidupnya diakhir kontrak, yang merupakan akumulasi premi ditambah bunga.

3.      Fungsi Terkait
-          Investasi Dana
Ø  Himpunan dana asuransi (premi) yang disediakan untuk membayar klaim, merupakan sumber dana investasi yang menimbulkan kegiatan di pasar uang dan pasar modal.
-          Pendapatan Jasa
Ø  Transaksi dalam jangkauan luas antar negara.

Kita sudah mengetahui beberapa banyak fungsi yang dapat kita peroleh apabila kita menggunakan suatu asuransi. Namun, tidak ada sesuatu yang tidak memiliki kekurangan atau risiko tanpa terkecuali dalam menggunakan asuransi. Berikut adalah kekurangan atau risiko dalam asuransi :

1.      Spekulatif Risk
-          Memberikan kemungkinan untung (gain) atau rugi (loss) atau impas (break event). Misalnya perdagangan, umumnya tidak dapat diasuransikan karena adanya “untung”

2.      Pure Risk
-          Hanya mempunyau satu akibat yaitu kerugian. Misalnya kebakaran, umumnya hal tersebut yang dapat merugikan saja yang dapat diasuransikan

3.      Fundamental Risk
-          Sebab maupun akibatnya impersonal dan kerugian yang timbul bersifat fundamental. Contohnya gempa bumi, umumnya bisa diasuransikan dan bisa juga dikelola oleh pemerintah.

4.      Particular Risk
-          Risiko khusus yang individual misalnya saja seperti pencurian.

Menurut semua penjelasan diatas, kita semua sudah mengerti apa fungsi dan risiko dalam menggunakan asuransi sehingga poin – poin tersebut bisa digunakan untuk pertimbangan dalam menggunakan asuransi.

Semoga penjelasan tentang asuransi ini bisa membuat kalian menjadi  EXPERT IN FINANCE !



Ditulis oleh : Anandika Ibna

Rabu, 28 Mei 2014





Pada tanggal 21-23 Mei 2014, tiga tim delegasi ECOFINSC Undip mengikuti babak semifinal Indonesian Investment Banking Competition (IIBC) 2014 yang diadakan oleh Prasetiya Mulya School of Business and Economics, Tangerang. Ketiga tim ini masing-masing diketuai oleh M. Fahmi Priyatna, Chandra Arif Adianto, dan Ega Dastentya Oktavia.

Kegiatan hari pertama yang dilakukan oleh tim delegasi ECOFINSC UNDIP adalah mengunjungi galeri investasi. Galeri Investasi ini merupakan suatu kegiatan yang mengundang berbagai perusahaan sekuritas untuk memamerkan dan memperkenalkan produk-produk keuangan mereka, misalnya saham, obligasi, dan derivatif lainnya.

Kegiatan Galeri investasi ini diadakan selama lima hari dari tanggal 19-23 Mei 2014. Peserta kompetisi serta mahasiswa S1 Prasetiya Mulya School of Business and Economics bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelajahi berbagai produk keuangan yang ditawarkan di Galeri Investasi. Dalam galeri investasi ini terdapat lima perusahaan yang mendirikan booth-nya, yaitu Mandiri Sekuritas, Bahana, IPOT, Trimegah Sekuritas dan Bank Sinarmas.

Pada hari kedua, 22 Mei 2014, ketiga tim beserta keenambelas tim lainnya dikumpulkan di Auditorium PMSBE untuk mengikuti babak semifinal. Babak Semifinal ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi presentasi dan company visit. Pada tahap presentasi dilakukan berdasarkan urutan acak yang telah ditentukan oleh panitia IIBC. Presentasi terbagi menjadi dua ruangan tertutup. Waktu yang diberikan untuk presentasi masing-masing tim adalah 30 menit, yang meliputi 5 menit waktu persiapan, 15 menit untuk presentasi, dan 10 menit untuk tanya jawab dengan juri. Dalam masing-masing ruangan presentasi, terdapat tiga orang juri yang merupakan perwakilan dari PMSBE dan Mandiri Sekuritas.

Company visit dilakukan di perusahaan Mandiri Sekuritas Pusat, yang berada di Plaza Mandiri, lantai 28-29 yang beralamatkan di jalan Jend. Gatot Subroto Kav.36-38 Jakarta. Acara diskusi dimulai dengan sambutan oleh Direktur Utama Mandiri Sekuritas lalu dilanjutkan diskusi oleh perwakilan dari divisi Investment Management. Diskusi diawali dengan pengenalan tentang Mandiri Sekuritas dan divisi-divisinya, lalu dilanjutkan mengenai merger dan akuisisi dan terakhir diskusi mengenai struktur modal.

Hari ketiga, 23 Mei 2014, merupakan babak final dari IIBC 2014. Pada babak final ini merupakan sesi presentasi lima tim terbaik mengenai keseluruhan dari kasus pertama dan kedua yang telah dibuat oleh masing-masing tim. Berbeda dengan babak presentasi sebelumnya yang tertutup maka babak presentasi lima besar ini dilakukan secara terbuka yang bisa disaksikan oleh seluruh peserta, panitia serta tiga juri.
Kelima besar tim terbaik yang masuk dalam tahap Final adalah tim Centurion dan Natus Vincere dari Universitas Indonesia, The Fortress dan The Bankers dari PMSBE dan RanBill dari SBM-ITB.

Penutup dari seluruh rangkaian acara IIBC adalah Luncheon talk. Luncheon talk merupakan suatu kegiatan diskusi yang terbuka secara umum. Diskusi ini tidak hanya dihadiri oleh para peserta kompetisi IIBC 2014 namun juga para professional, mahasiswa PMSBE serta berbagai pihak luar lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun hubungan yang baik antara peserta kompetisi, professional dan panitia penyelenggara IIBC 2014.

Materi yang dibahas dalam luncheon talk ini sama dengan tema besar yang digunakan dalam serangkaian acara IIBC 2014, yaitu berkaitan dengan “Merger Dan Akuisis: Peluang Dalam Ketidakpastian”. Luncheon Talk menghadirkan empat pembicara professional, yaitu:
1.                  Edwin Soeryadjaya, President Commissioner, Saratoga Investama.
2.                  Iman Rachman, Managing Director, Mandiri Sekuritas.
3.                  Padma Venkat, Director of Capital Market Policy, CFA Institute International.
4.                  Poltak Hotradero, Head of Research, Bursa Efek Indonesia.

Dalam akhir Luncheon Talk ini diumumkanlah pemenang dari kompetisi IIBC 2014 ini. Dari lima besar terbaik yang telah presentasi secara terbuka didepan tiga juri, diputuskanlah bahwa pemenang dalam IIBC 2014 adalah:
Juara 1 : Natus Vincere dari Universitas Indonesia
Juara 2 : The Fortress dari PMSBE
Juara 3 : Centurion dari Universitas Indonesia

Walaupun tim delegasi dari Ecofinsc belum mendapat juara dalam kompetisi ini namun dengan mengikuti kompetisi ini diharapkan para pengurus ECOFINSC dapat menjadi lebih EXPERT IN FINANCE!

Ditulis oleh : Destriana Wiryakurnia Utami